Alamat
Jl. Kapten Mulyadi No.175, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57118
Jam Operasional
Senin - Minggu: 08:30 - 20:00
Alamat
Jl. Kapten Mulyadi No.175, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57118
Jam Operasional
Senin - Minggu: 08:30 - 20:00


Banyak orang baru sadar soal ini setelah mulai sering makan kurma.
“Kenapa kurma yang ini lebih lembut?”
“Kenapa yang satu manisnya ringan, tapi yang lain pekat sekali?”
“Padahal sama-sama kurma.”
Dan memang benar.
Kurma tidak selalu punya rasa yang sama.
Bahkan jenis yang terlihat mirip pun bisa memberikan pengalaman rasa yang berbeda saat dimakan.
Hal ini bukan karena ada yang asli atau palsu,
tetapi karena kurma memang dipengaruhi oleh banyak faktor—mulai dari jenis, tingkat kematangan, sampai cara penyimpanannya.
Sama seperti kopi atau teh, setiap jenis kurma punya karakter sendiri.
Ada yang dikenal lembut dan “lumer”, ada juga yang lebih padat dan tidak terlalu manis.
Misalnya:
Ajwa biasanya punya rasa yang lebih lembut dan tidak terlalu menusuk.
Teksturnya empuk, dengan manis yang cenderung tenang.
Karena itu banyak orang merasa Ajwa lebih nyaman untuk konsumsi harian.
Berbeda dengan Ajwa, Medjool terkenal karena ukurannya besar dan teksturnya sangat lembut.
Rasa manisnya lebih kuat, bahkan bagi sebagian orang terasa seperti karamel.
Jenis ini sering dianggap lebih premium karena sensasi makannya lebih “penuh”.
Sukari biasanya lebih mudah disukai orang yang baru mulai makan kurma.
Teksturnya lembut, agak basah, dan rasa manisnya cukup terasa.
Banyak orang menggambarkan Sukari sebagai kurma yang terasa “fresh”.
Kurma berubah seiring proses matangnya.
Semakin matang:
Sementara kurma yang lebih muda cenderung:
Karena itu, dua kurma dari jenis yang sama pun bisa terasa berbeda kalau tingkat kematangannya tidak sama.
Ini yang sering tidak disadari.
Kurma termasuk produk yang sensitif terhadap udara dan suhu.
Kalau terlalu lama terkena udara terbuka:
Itulah kenapa kurma biasanya lebih baik disimpan:
Kurma yang disimpan dengan baik biasanya tetap terasa lembut dan tidak berubah rasa terlalu cepat.
Kurma tumbuh di berbagai daerah dengan kondisi tanah dan iklim yang berbeda.
Ada kurma dari:
Perbedaan lingkungan tumbuh ini memengaruhi:
Karena itu, kurma dari satu daerah bisa punya karakter yang sangat berbeda dengan daerah lain.
Beberapa kurma terasa lebih “basah”, sementara yang lain lebih padat dan kering.
Ini dipengaruhi oleh kadar air di dalam buahnya.
Biasanya:
Tidak ada yang lebih baik.
Semua kembali ke selera masing-masing.
Sebenarnya tidak ada jawaban mutlak.
Karena setiap orang punya preferensi berbeda.
Ada yang suka kurma lembut dan manis pekat.
Ada juga yang lebih nyaman dengan rasa yang ringan dan tekstur lebih padat.
Makanya banyak orang akhirnya mencoba beberapa jenis terlebih dahulu sampai menemukan yang paling cocok.
Kalau suatu saat Anda mencoba dua kurma dengan rasa yang berbeda, itu hal yang normal.
Karena rasa kurma memang dipengaruhi oleh banyak hal:
Dan justru di situlah menariknya.
Setiap kurma punya karakter masing-masing.