Alamat
Jl. Kapten Mulyadi No.175, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57118
Jam Operasional
Senin - Minggu: 08:30 - 20:00
Alamat
Jl. Kapten Mulyadi No.175, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57118
Jam Operasional
Senin - Minggu: 08:30 - 20:00


Bagi banyak orang yang pernah berkunjung ke Timur Tengah, ada satu pengalaman yang hampir selalu mereka rasakan: disambut dengan kurma dan secangkir kopi Arab (qahwa).
Tradisi ini dapat ditemui di rumah penduduk, hotel, majelis, kantor, hingga berbagai acara keluarga. Bukan sekadar suguhan, kurma dan kopi Arab menjadi simbol penghormatan kepada tamu yang telah mengakar dalam budaya masyarakat Timur Tengah selama berabad-abad.
Lalu, mengapa kedua sajian ini selalu hadir saat menyambut tamu?
Masyarakat Timur Tengah dikenal memiliki budaya menjamu tamu yang kuat. Menyambut tamu dengan ramah dipandang sebagai bentuk penghormatan sekaligus cara membangun hubungan yang baik.
Karena itu, tamu yang datang biasanya akan dipersilakan duduk, kemudian disuguhi makanan ringan dan minuman sebelum percakapan dimulai.
Tradisi ini masih terus dipertahankan hingga sekarang, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun pada acara-acara resmi.
Kurma telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Timur Tengah sejak ribuan tahun lalu.
Selain mudah disajikan, kurma memiliki rasa manis alami dan tersedia dalam berbagai jenis seperti Ajwa, Sukari, Khalas, Safawi, hingga Medjool.
Karena praktis dan identik dengan kawasan Timur Tengah, kurma menjadi pilihan yang hampir selalu hadir saat menerima tamu.
Qahwa atau kopi Arab merupakan minuman tradisional yang sangat populer di berbagai negara Timur Tengah.
Berbeda dengan kopi pada umumnya, qahwa memiliki cita rasa yang lebih ringan dan sering dipadukan dengan rempah-rempah seperti kapulaga (cardamom). Di beberapa daerah, juga ditambahkan saffron atau cengkih untuk memberikan karakter aroma yang khas.
Qahwa biasanya disajikan dalam teko tradisional (dallah) dan dituangkan ke dalam cangkir kecil tanpa gagang.
Mengapa kurma disajikan bersama kopi Arab?
Kurma memberikan rasa manis alami, sedangkan qahwa memiliki karakter yang lebih ringan dan sedikit pahit.
Perpaduan keduanya menciptakan keseimbangan rasa yang telah menjadi tradisi turun-temurun di Timur Tengah.
Karena itulah, kedua hidangan ini hampir tidak pernah dipisahkan ketika menyambut tamu.
Di Timur Tengah, menyajikan kurma dan qahwa bukan hanya soal konsumsi.
Tradisi ini memiliki makna yang lebih dalam, yaitu:
Nilai-nilai tersebut membuat tradisi ini tetap lestari hingga sekarang.
Walaupun gaya hidup terus berkembang, budaya menyambut tamu dengan kurma dan kopi Arab masih mudah ditemui di berbagai negara Timur Tengah.
Tradisi ini juga mulai dikenal di berbagai negara lain, termasuk Indonesia, terutama pada acara pengajian, silaturahmi, atau penyambutan tamu istimewa.
Banyak orang mengadopsi kebiasaan ini sebagai bentuk penghormatan kepada tamu sekaligus menghadirkan nuansa Timur Tengah di rumah.
Anda tidak perlu pergi ke Timur Tengah untuk merasakan pengalaman tersebut.
Dengan menyajikan kurma premium, kopi Arab, atau produk khas Timur Tengah lainnya, suasana menerima tamu dapat terasa lebih hangat dan berkesan.
Selain menjadi hidangan, produk-produk tersebut juga mencerminkan budaya berbagi dan menghormati tamu yang menjadi ciri khas masyarakat Timur Tengah.
Bagi Anda yang ingin menghadirkan nuansa Timur Tengah di rumah, Tayyiba menyediakan berbagai produk pilihan seperti kurma premium, parfum non alkohol, madu, air Zamzam, sajadah, dan produk khas Timur Tengah lainnya.
Produk-produk tersebut dapat dinikmati bersama keluarga maupun dijadikan hadiah yang bermakna bagi orang-orang terdekat.
Tradisi menyuguhkan kurma dan kopi Arab kepada tamu bukan sekadar kebiasaan, melainkan cerminan budaya keramahan yang telah diwariskan selama berabad-abad di Timur Tengah.
Melalui perpaduan kurma yang manis dan qahwa yang aromatik, masyarakat Timur Tengah menunjukkan penghormatan, kehangatan, dan nilai kebersamaan kepada setiap tamu yang datang. Hingga kini, tradisi tersebut tetap menjadi salah satu simbol paling indah dari budaya Timur Tengah.